Belajar Investasi Reksadana

Ingin punya saham? Tapi hanya punya modal kurang dari  500 ribu?

Cobalah Reksadana

bapepam-reksadana

Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/ modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya (sumber: Wikipedia).

Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.”

Dari kedua definisi di atas, terdapat empat unsur penting dalam pengertian Reksadana yaitu….

Ingin baca kelanjutannya, yuk intip di Belajar Investasi Part 5: Takut Saham? Cobalah Reksadana

blog-closed

Advertisements

2 thoughts on “Belajar Investasi Reksadana

  1. halo kak, terima kasih sudah menyediakan blog duitduitmu ini, sangat membantu untuk saya yang sangat-sangat-sangat awam sekali mengenai per-investasian. Saya seorang fresh-graduate kebidanan. Memasuki dunia kerja membuka pikiran saya untuk harus mengelola keuangan untuk masa depan saya. saya sudah sering mendengar invest reksadana sejak dulu tapi baru sekarang ini mendapat pencerahan mengenai apa dan bagaimana invest reksadana tersebut.

    Tapi masih ada yang saya bingungkan mengenai teknis berinvestasi reksadana ini. Jadi kita beli ke bank, terus setiap bulannya kita bayar lagi kah atau gimana? Terus saat kita butuh dana nya (misalnya dalam jangka waktu 5 tahun), kita jual lagi reksadana nya atau gimana? Mohon kakak berkenan untuk menjelaskan gambaran yang mudah untuk orang awam pahami, karena memang gak punya basic dalam perekonomian, hanya tau menabung di bank saja hehe. Terima Kasih 🙂

    Like

    • Ya, sama-sama. Mbak. Kalo mau beli di Sinarmas, kita harus tanya dulu akan membeli reksadana dan di Sinarmas harus ke kantor cabang. Ada program yang berbeda-beda. Ada yang auto-debet per bulan (kalau tidak salah min bisa 200ribu), ada pula yang bebas kita memasukkan berapa saja (biasanya minimal 500ribu). Kemudian reksa dana kita dijadikan nilai NAB dengan harga per unit yang berbeda-beda setiap harinya.
      Misal kita punya uang 1 Juta. Nilai NAB per unit saat ini 2 ribu. Maka kita akan mendapatkan 500 Unit.
      Nah fluktuasi harga ada pada harga per unit nya.
      Semisal 3 tahun lagi, harga NAB per unit nya berubah menjadi 3 ribu. Maka ketika kita akan mencairkan dana reksadana kita, uang yang kita dapatkan adalah 500 unit x 3 ribu = 1,5 juta. Kita sudah mendapatkan untung 500 ribu.
      Tapi bisa saja nilai NAB per unit kita malah turun menjadi 1800. Maka uang yang kita peroleh menjadi 500 unit x 1800 = 900.000. Kita malah rugi 100 ribu.
      Ya seperti itulah reksadana fluktuatif.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s